News Update :

Ketahanan Pangan Jadi Cita-Cita Aher

Rabu, 02 April 2014

Panen Kedelai di Perum Perhutani Wilayah Indramayu Blok Kayu Putih, Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi
BANDUNG - Kandidat calon presiden (capres) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan (Aher) bercita-cita mewujudkan ketahanan pangan dilndonesia. Oleh karena itu, jika dirinya terpilih sebagai presiden, Aher akan fokus mengembangkan dunia pertanian. Aher akan menjadikan pertanian sebagai potensi unggulan yang dimiliki bangsa ini. Terlebih, predikat sebagai negara agraris sudah kadung melekat pada Indonesia. Menurut Aher, pengalamannya sebagai Gubernur Jawa Barat menjadi modal berharga untuk merevitalisasi pertanian di tanah air.

Aher menyebutkan, pertanian di Jabar lebih unggul dibandingkan di provinsi lain. Bahkan, pertanian di Jabar telah berhasil melebihi pemenuhan kebutuhan penduduknya. Terbukti, produksi padi di Jabar tertinggi di Indonesia. Padahal, luas area pertanian di Jabar tergolong lebih kecil dibandingkan provinsi lainnya. "Alih fungsi lahan yang tak terbendung memang menjadi penyebab berkurangnya lahan pertanian di Jabar," kata Aher di Bandung, baru-baru ini. Aher juga menuturkan, lahan pertanian yang dilalui irigasi teknis di Jabar pun lebih kecil dibandingkan Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Meskipun luas areal pertaniannya lebih kecil ditambah keterbatasan jaringan irigasi teknis, namun produksi padi di Jabar tetap lebih unggul dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Timur sekalipun.

Menurutnya lagi, keberhasilan itu tak lepas dari kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian di Jabar yang dinilainya jauh lebih baik ketimbang sumber daya manusia di daerah lain. Bahkan, Aher menyebutkan, petani Jabar adalah petani yang lebih unggul dibandingkan petani di daerah lain. Selain itu, kata Aher, besarnya perhatian Pemprov Jabar terhadap bidang pertanian selama ini menjadi faktor pendukung lainnya. Lebih lanjut Aher mengatakan, keberhasilan pertanian di Jabar saat ini bisa juga dirasakan provinsi lainnya. Apalagi, kata Aher, dengan lahan yang lebih luas, pertanian di provinsi lain bisa lebih berhasil bila dikembangkan serius.

Provinsi Papua disebut Aher sebagai salah satu provinsi yang berpotensi menjadi wilayah pengembangan pertanian di negara ini. "Dengan intensifikasi tentunya, karena kan lahannya juga sudah luas. Selain itu, yang tidak kalah penting, mindset masyarakat terhadap ketersediaan pangan juga harus dibenahi," imbuhnya. Dengan ketersediaan lahan kosong yang masih cukup luas, menurut Aher sudah seharusnya Indonesia menjadikan pertanian sebagai potensi unggulan sehingga ketahanan pangan bisa dinikmati masyarakat Indonesia seutuhnya. "Setidaknya perlu menambah 10 juta hektare hutan produksi, 10 juta hektare sawah, dan 25 juta hektare lahan perkebunan. Dengan begitu, saya yakin ketahanan pangan di Indonesia benar- benar terwujud dan pemerintah pun tidak akan terus-terusan mengandalkan impor," pungkas Aher. (agung bakti sarasa)

Sumber: Koran Sindo - Kamis, 20 Maret 2014
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright PKS Mekarsari | Official Website | Diterbitkan sejak Desember 2012 oleh Bid. Humas